Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri malang. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri malang. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 November 2012

Bendungan Sutami, Karangkates - Malang - Jawa Timur

Bismillah,
Hasil mengintip wikipedia.org, Bendungan Sutami merupakan bendungan yang menciptakan suatu waduk karena tertahannya aliran Sungai Brantas, terletak di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Nama populer untuk waduk ini adalah Waduk Karangkates. Bendungan ini dikelola oleh Perum Jasa Tirta I. Air Waduk Ir. Sutami ini berasal dari mata air di Gunung Arjuno dan ditambah air curah hujan.

Waduk Ir. Sutami mempunyai fungsi sebagai:
  • Pengendali banjir dengan kala ulang 50 tahun setara 1.650 m3/detik
  • Pembangkit listrik dengan daya 3 x 35.000 kWh (488 juta kWh/tahun)
  • Penyediaan air irigasi 24 m³/dt pada musim kemarau (seluas 34.000 ha) melalui pengaliran ke hilir,
  • Pariwisata dan perikanan darat.

Mungkin ini pertama kalinya (8/11/12) saya melewati bendungan ini, yang sebelumnya tidak benar-benar melewati. Dengan perjalanan mendadak yang tidak direncanakan sebelumnya, akhirnya saya dari kota Kediri - Jawa Timur menuju bendungan ini untuk memeluk sepi (wekk lebay!), bukan, hanya sedang ingin terlambat pulang dan merasakan perjalanan sedikit-agak-banyak panjang, karena sudah lama tidak menempuh jalan pajang bersepeda motor, walau hanya sekiar 80-150 kilometer.

Agar tidak nyolot kesana kemari, saya hanya ingin memajang beberapa foto yang saya ambil dari dekat dan juga dari jauh dari bendungan tersebut. Mungkin jelek dan tidak enak dipandang, karena menggunakan kamera hp cina yang hanya VGA entah spec-nya gimana. Yang penting adalah mengisi galeri pada blog ini :).

1. Di bendungan (dari dekat)
    Klik untuk memperbesar foto.

Bendungan sutami - karangkates - malang dari dekat

Bendungan sutami - karangkates - malang dari dekat siang

Bendungan sutami - karangkates - malang dari dekat siang

2. Dari jauh

bendungan sutami, karangkates - malang - jawa timur

bendungan sutami, karangkates - malang - jawa timur dari jauh

bendungan sutami, karangkates - malang - jawa timur 2

bendungan sutami, karangkates - malang - jawa timur 3

Klik foto untuk melihat ukuran sebenarnya (besar & kabur, hehe).

Yups, itulah beberapa foto hasil jepretan langsung saya. Sedang untuk route-nya saya melalui blitar, lewat kota, kemudian wlingi, kesamben lalu tiba (weee, ngaswurrr!). Bisa dilihat di google maps kok kalau pengen :-). Oke cukup ya ngomelnya kali ini, semoga ada manfaat yang dapat diambil.

Jumat, 25 Agustus 2017

Info Kajian Sunnah Malang: Bersama Dosen Universitas Malik Abdul Aziz Jeddah Saudi Arabia [5-6 Dzulhijjah 1438 H / 27-28 Agustus 2017 M]

Bismillah,
Kajian malang oleh bersama dosen universitas malik abdul aziz jeddah saudi arabia - karyafikri.blogspot.com
Kajian malang oleh bersama dosen universitas malik abdul aziz jeddah saudi Arabia
Hadirilah Kajian di Malang bersama Dosen Universitas Malik Abdul Aziz Jeddah Saudi Arabia, dengan tama sebagai berikut:
  • Ahad, 5 Dzulhijjah / 27 Agustus: Mendulang Faedah-Faedah Pendidikan dari Istiqomah
    Ba'da Maghrib di Masjid Manarul Islam: Jl. Danau Bratan, Sawojajar, Malang.
  • Senin, 6 Dzulhijjah / 28 Agustus: Mengagungkan Nash-Nash Syar'i
    Ba'da Maghrib di Masjid Abu Bakar: Perumahan Puncang Dieng, Malang.
Sekian info kajiannya, semoga bermanfaat.

Sabtu, 03 Januari 2015

Kota besar...

Bismillah,
Akhir-akhir ini kota Kediri semakin ramai, khususnya perempatan alun-alun. Meski tak di bagian itu saja, tapi di bagian itulah yang paling ramai hingga perjalanan pun padat merayap. Tapi, setelah pulang dari kota Malang kemarin, saya jadi berpikir "Seramai-ramainya kota ini, masih tetap ramai kota Malang dan kota-kota besar" juga "Seruwet-ruwetnya jalan di kota ini, masih tetap ruwet jalan kota Malang dan kota-kota besar". Oh, ya meskipun mungkin itu karena belum terbiasa tetapi aku tetap bersyukur dan semoga saja aku tak mengeluh ketika suatu saat nanti pergi ke kota yang ramai, padat, dan jalan yang sulit, atau mungkin aku tinggal di kota seperti itu? :) apapun itu semoga ALLAH memberi berkah.

Sekian coretan kali ini,
Maaf jika hanya sebuah coretan tak bermakna.

Senin, 10 September 2012

Bukan Kasus, tapi ASUS

Logo Asus
Sumber gambar : techreaction.net
Kalau ada sebuah masalah kadang sengaja atau tidak saya bilang, "Wah, kasus nih..."
Tapi untuk kali ini beneran sob, bukan (k)asus tapi Asus. Nah apa hubungannya kasus dengan asus?  Yuk kita simak ceritanya.

Sebelumnya, saya lama sekali tidak meng-update barang kesayangan. Ya, barang kesayangan berupa laptop saya sudah berganti (dari Axioo ke Asus) pada bulan Januari lalu karena si Axioo dah koma bahkan sekarang sudah tidur pulas karena LCDnya atau kabel flexibelnya, sebenarnya masih sayang tapi pernah dibenahi kumat lagi akhirnya saya istirahatkan tangan dan mata ini dari aktivitas berlaptop ria dalam beberapa waktu dan mengumpulkan uang untuk tambahan membeli laptop. Rencananya dulu ingin Acer Happy, namun barang masih kosong dan ada spec yang hampir sama dengan Acer Happy tersebut yaitu Asus Eee PC Seashell series (entah tipenya lupa, hehe).

Kasus :
Tepat setelah menulis "Perlahan melapasmu (dari otakku)", saya akan beranjak dari tempat berinternet dengan menenteng Asus yang masih dalam keadaan menyala. Masalahnya, saya entah kenapa sadar atau tidak terburu-buru dan lupa merapikan kabel charger yang masih menancap di laptop. Dan walhasil, laptop jatuh masih dalam keadaan menyala dengan posisi tengkurep (terbuka). Waktu terasa berhenti, nafasku juga ikut berhenti, seperti mimpi! (lebaynya keluar).  Beberapa detik kemudian saya tersadar dan langsung kuambil. Dan saya masih bersyukur sekali, karena LCDnya aman dari goresan, retak ataupun pecah. Lalu kucoba untuk mematikan dan menyalakannya. Sayang banget, tidak bisa masuk Windows dan hanya berhenti di tampilan "ASUS" dengan tulisan di bawahnya "Press F12 for bla bla bla" intinya adalah untuk masuk DOS. Ya, tidak bisa masuk windows dan hanya bisa di DOS, ditambah bunyi "titt tiiittt tittt".

Setelah kejadian itu, saya hanya termenung. Kenapa, kenapa dan kenapa. Menyesal dan menyesal. Tapi akhirnya saya sadar tak ada gunyanya seperti itu terus. Lalu saya menggunakan laptop jadul, Acer yang masih besar dengan memory 256 Mb untuk browsing tentang "Laptop jatuh" serta pengalaman-pengalaman para netter tentang hal ini.

Dan dari browsing tersebut saya menyimpulkan ada dua kemungkinan. Yaitu hard-disk atau memory-nya yang kena. Setelah itu, tanggal 24, langsung saya bawa ke toko dimana saya membelinya. Sampai di sana, toko masih acak-acakan namun sudah siap menerima keluhan-keluhan dari pelanggan :D (maklum masih terbawa suasana Idul Fitri dan hari itu tepat hari pertama toko itu buka). Dan sedikit lega, karena masih garansi sang penjaga bilang "Nanti kita usahakan untuk mendapatkan garansi, mas. Kan belum ada 1 tahun..."

***

9 September 2012

Siang pak .... dari ******* comp, laptopnya sudah selesai dan bisa diambil. Terimakasih
Sebuah sms masuk di HP cina-ku. (barang kesayangan baru, yang juga tidak diupdate di posting). Sebenarnya juga ditelepon tapi saya tidak tahu jadi disms dah. Terus saya balik telepon dan tanya biasa-nya berapa. Ternyata tidak kena biasa sama sekali, pertama dikasih tahu hardisknya yang kena dan sudah diganti jadi data hilang dan dikasih tahu dapat garansi -alhamdulillah-. Kemudian saya tanya lagi masalah ongkos kirim ke malang (karena belum ada ASUS Center di Kediri, jadi mereka mengirim ke Cabang Malang toko mereka kemudian mengarahkan ke Asus Center Malang) dan Alhamdulillah lagi, tidak kena biaya :). Bener-bener melegakan dan juga membahagiakan. Terimakasih ^_^.

Hem, belum sampai pada hubungan kasus dengan asus tapi ceritanya sudah panjang seperti ini. Oke lanjut dah. Setelah sampai sana saya disuruh ngecek barangnya lalu lihat dalemnya, alhamdulillah dah ada windows 7 nya, meski belum diaktifkan :_).

Terus untuk 'sesuatu', saya beli pelindung bergambar untuk cashing laptop itu, kemudian juga flashdisk. Karena sudah lama tidak memiliki flashdisk pribadi. Setelah selesai ngecek dan membayar saya pulang, tidak lupa sebelum keluar menyapa penjaga yang saya kenal dan mengucapkan terimakasih :) karena saya benar-benar puas dengan pelayanan toko mereka, keramahan penjaga dan tidak ketinggalan dengan Asus.

Lanjut, sampai di rumah saya memasang pelindung itu sendiri. Tentu dengan modal nekat, karena tidak bisa dan belum pernah. Biarlah hasilnya apa adanya dan buat pengalaman (walau sampai sekarang belum bisa). Nah di sini nih kasunya... Saya memasang dan membakar pelindung itu dengan korek bensol, eh ternyata tidak lentur malah mlembung yang ada :( secara langsung saya bilang "Kasus nih..." terus adik di samping yang melihat dari tadi bilang "Walah-walah, namanya juga laptop kasus".

Hoho, tapi pada akhirnya Asus menyelesaikan Kasus untuk kali ini.
Oh iya, dari hasil browsing waktu itu saya sekilas juga membaca puasnya penulis tentang pelayanan Asus. Tapi bukan produk laptop, kalau tidak salah monitor LCD.

Akhirnya selesai nih cerita panjang dan membosankan.
Sekian, semoga bermanfaat.  

Selasa, 16 Agustus 2011

Adaptasi Kemaksiatan (filosofi katak)

Bismillah,
Adaptasi kemaksiatan filosofi katak shared by karyafikri.blogspot.com

Tulisan ini adalah karya dari sahabat saya yaitu akhi Toni Tegar Sahidi, saya sungguh terkesan sekali, walaupun kesannya sederhana tapi pesan yang disampaikan sangat dalam, mengandung filosofi tinggi yang membuat saya tersindir dan skak Mat, Sobat Blogger gak usah kawatir artikel ini saya share atas seijin penulisnya loh, jadi 100% halal dan bisa dinikmati sahabat semua, Penasaran...?? silahkan langsung dibaca...

Ini kisah yang cukup populer. Saya pertama kali mendengarnya ketika masih remaja sembilan tahun lalu. Ijinkan saya untuk menyampaikannya kembali untuk Anda.

Alkisah, ada seorang ilmuwan ingin mengadakan eksperimen. Untuk itu ia harus merebus seekor katak hidup-hidup. Ia pun menyiapkannya. Diambilnya sebuah panci, diisinya dengan air secukupnya lalu diletakkan di atas tungku. Dengan sabar ia menunggu hingga air mendidih. Air pun mendidih lalu diambillah si katak malang, lalu dimasukkanlah katak tersebut ke air yang tengah mendidih tersebut.

Namun apa yang terjadi? Si katak yang merasakan suhu yang berubah drastis kontan sigap. Ia kaget, ia tanggap, katak pun kontan melompat keluar dari panci. Si Katak kali ini selamat.

Namun si ilmuwan yang gagal dengan percobaan pertamanya tak kehilangan akal. Kali ini ia menyiapkannya dengan cara yang berbeda.

Diambilnya lagi sebuah panci yang lain, dan sama seperti sebelumnya, ia isi dengan air lalu ia letakkan ke atas tungku. Namun sebelum ia nyalakan tungkunya, dengan air dalam kondisi masih dingin, ia masukkan si katak ke dalam panci. Si katak yang memang biasa dengan air, pun merasa nyaman-nyaman saja dengan kondisi ini, toh hitung-hitung mandi berendam. Si ilmuwan pun menyalakan tungkunya, namun kali ini apinya kecil saja agar air tak cepat mendidih.

Perlahan namun pasti air dalam panci pun menjadi kian hangat. Namun si Katak masih nyaman-nyaman saja, “sekalian mandi air hangat” begitu pikirnya. Namun air pun kian menghangat, dan menghangat, si katak masih merasa nyaman dan aman. Hingga satu titik, ketika air sudah mulai sangat panas, kali ini si katak sudah tak tahan, ia mencoba melompat. Namun sayang, kali ini ia tak bisa. Air sudah terlalu panas dan si katak sudah terlalu lemah. Akhirnya si Katak pun mati, terebus bersama air panas tersebut.

Sadar atau tidak, adakalanya kita menemukan orang-orang yang menjadi katak ini. Atau jika mau jujur bercermin, boleh jadi kita-lah katak tersebut. Ketika seorang shalih diajak untuk bermaksiat terang-terangan sudah pasti ia akan menolak. Namun syaithan sungguh cerdas, alih-alih langsung terang-terangan, setan akan mendekatinya dengan perlahan-lahan, membuainya hingga terasa aman, nyaman, menjadi kebiasaan, hingga akhirnya yang ada hanyalah penyesalan. Sadar atau tidak, si shalih terlah beradaptasi terhadap kemaksiatan.

Jika api besar dan air mendidih adalah dosa besar, maka api kecil adalah dosa-dosa kecil yang kita biarkan, yang kita anggap biasa, lumrah, wajar, atau bahkan kita merasa nyaman-nyaman saja dengannya. Sebagaimana air hangat yang melenakan, pelan namun pasti dosa kecil kian memanaskan kita hingga suhu yang membinasakan.

Terlebih manusia sering meremehkan ha-hal yang ada embel-embelnya “kecil”, batu kecil, uang kecil, anak kecil, dan termasuk pula dosa kecil. Sehingga tak jarang kita pun tak ambil pusing dengan dosa-dosa kecil yang kita perbuat. Jangankan taubat, istighfar pun seolah tak sempat. Kita merasa aman, kita nyaman, padahal ini strategi jitu syaithan yang menyesatkan,

Maka benarlah Rasulullah yang mengajak kita untuk mewaspadai dosa-dosa kecil. Dalam sebuah hadits riwayat Ahmad Rasulullah bersabda, “Hati-hatilah terhadap dosa-dosa kecil. Hal itu tidak ubahnya seperti sekelompok orang yang turun ke sebuah lereng gunung. Mereka masing-masing membawa sebatang ranting kayu sehingga dengan ranting-ranting kayu itu bisa mereka masak roti. Dosa-dosa kecil kapan saja di lakukan oleh seseorang ia akan menjadi celaka”.

Karena memang dosa kecil yang dibirkan ibarat titik kecil yang ditoreh dia atas kertas. Satu titik memang tak ada apa-apanya dibandingkan luasnya putih kertas. Namun jika ditorehkan berkali-kali , dan berkali-kali, tanpa henti, tanpa pernah kita menghapusnya, pada akhirnya kita pun merasa asing dengan warna putih kertas semula. Maka lihat, apa yang kita anggap sepele, satu titik hitam di kertas putih, namun jika diteruskan maka putihnya kertas kan berubah menjadi hitam.

Inilah cerdasnya syaithan, tak diajaknya seorang ustadz untuk langsung berzina, diajaknya ia untuk sekedar memandang sambil berkata “toh ini cuman memandang”, berlanjut saling SMS-an dengan perkataan yang sama “toh cuma SMS”, berlanjut memberi perhatian, pertemuan, pegang tangan, pacaran dan seterusnya sampai terjadilah zina. Sampai disinipun adakalanya timbul kerasnya hati, “toh nanti bisa bertaubat”. Bahkan ampunanNya pun kini dianggapnya remeh.

Tak diajaknya seorang muslim untuk langsung murtad. Dihembuskannya sedikit demi sedikit apa yang menarik hatinya, bisa lawan jenis, jabatan, kedudukan, harta, atau hal-hal non materi seperti jaminan, kebebasan ataupun kemenangan. Dibuatlah sedikit demi sedikit apa yang bertentangan dengan agama menjadi indah, dan kita pun terpesona dengannya. Disisi lain ditampakkanlah agamanya dengan sesuatu yang buruk-buruk, dianggap kuno, nggak gaul, radikal, teroris. Dibuatlah kita membenci apa yang selama ni kita yakini, di awal kita mendiamkan teman yang menjelek-jelekkan agama, esoknya kita lah yang membelanya, bahkan menggantikannya berbicara hal sama. Dibuatlah ucapan soal Tuhan, Surga dan Neraka adalah dongeng khayalan orang terdahulu, tanpa sadar kita pun mengangguk-angguk. Pelan tanpa pasti, sadar atau tidak, akidah itu pun lepas begitu saja.

Sebagaimana saya, boleh jadi Anda pun menemuinya di sekitar kita. Ada teman yang dahulunya ketua rohis, kini berubah layaknya preman. Ada yang dahulunya begitu aktif ikut pengajian, kini alergi dengan hal-hal keislaman. Ada yang dahulu begitu rapat ia menutup aurat, kini begitu nyaman ia buka-bukaan. Bahkan ada pula yang dahulu ikut sholat dengan khusyuknya, namun kini berpindah agama, menyembah selain Allah yang Esa.

Dan begitulah cara syaithan menyesatkan anak adam. Sebagaimana kisah katak yang direbus, begitulah manusia dijerumuskan perlahan-lahan, begitu sadar semuanya sudah terlambat. Luka fisik, rasa skit, isak tangis, penjara, hamil luar nikah, ataupun cacat seumur hidup sungguh masih tak ada apa-apanya dibanding panasnya nyala neraka akibat tiadanya taubat.

Sesal di dunia masih ada obatnya, sesal di akhirat hendak kemana kita lari dari siksaNya?

Maka sebelum terlambat, sudah saatnya kita bangun, tanggap, sadar, dan segera melompat dari panci dosa-dosa kecil, sebelum panasnya membuat kita kian terlena, lalu binasa. Mengutip nasehat sahabat saya, pada akhirnya kita harus sadar bahwa ini bukan soal besar kecilnya sebuah maksiat, namun yang terpenting ialah, kepada siapa kita bermaksiat?

Malang 3 Agustus 2011
Ditulis oleh: Toni Tegar Sahidi

“Menanti si katak Melompat Keluar”


+++
Original post by : Insan Robbani

Minggu, 28 November 2010

Erupsi Gunung Bromo

Probolinggo - Erupsi Gunung Bromo kembali mengalami peningkatan. Asap sulfatura tebal berwarna gelap terus keluar dari puncak kawah mengarah ke barat daya Kabupaten Malang.

Kepala Bidang Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gede Swantika, saat ditemui di pos pantau Gunung Bromo, Minggu (28/11/2010) mengatakan bahwa ketinggian asap semakin meningkat serta kapasitas luapan semakin besar.

"Hari pertama luapan asap hanya setinggi 400 meter, sementara hari kedua sudah menacapai 700 meter dan hari ketiga saat ini mencapai 1.000 meter lebih. Untuk ketebalan sebagai besar karena teremor terus menerus," ujar Gede Swantika.

Lebih lanjut Gede Swantika mengatakan imbas dari terus meningkatnya erupsi menyebabkan penyebaran hujan abu semakin meluas.

Data terakhir menyebutkan bahwa mulai pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB telah terjadi 8 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 30 - 40 mm. Selain itu, gempa tremor juga terus menerus terjadi dengan amplitudo 7 - 32 mm.

Erupsi itu sendiri, kata Gede, lebih baik daripada jika Bromo meletus sekali tetapi dahsyat. Gede mengaku tidak tahu kapan erupsi tersbeut akan berakhir. Dengan terus adanya erupsi, maka status Bromo masih tetap awas.

Sementara itu pengamanan diseluruh akses masuk kawasan kaldera (lautan pasir) di
tingkatkan dengan penjagaan TNI dan Polri. Hal ini dilakukan karena masih banyak warga yang menerobos masuk ke kawasan tersebut. (bdh/bdh)

Sumber: DetikSurabaya

Senin, 03 Oktober 2022

Sepak Bola, hal yang sepele jika dibandingkan dengan nyawa

Bismillah,
Sepak bola, sebuah olahraga yang mungkin menarik bagi sebagian orang di luar sana, tetapi kini ia bukan lagi hanya olahraga saja tapi menjadi sebuah pagelaran / tontonan  yang dipertontonkan untuk khalayak ramai, bahkan mungkin ada penggemar tontonan sepak bola tapi ia sendiri tidak suka olahraga bahkan tidak pernah olahraga terkhusus sepak bola di lapangan di sisi lain ia sangat gemar menonton sepak bola apalagi jika yang bertanding adalah tim yang ia sukai bahkan rela begadang sampai larut malam, dini hari. Bahkan lebih dari itu, rela membeli tiket untuk melihat secara langsung pertandingan sepak bola tim yang dijagokan, dan lebih lebih yang lainnya mungkin tak dapat kami tuliskan.

Jumlah korban tragedi pertandingan sepak bola di stadion Kanjuruhan Malang



Jika kami ditanya apakah yang mereka dapatkan dari yang mereka lakukan lakuakn itu? rela begadang, rela keluar uang, rela menghabiskan waktu dan tenaga untuk sekedar menonton sebuah pertandingan sepak bola baik secara langsung (di stadion) maupun melalui media. Tentu kami tidak bisa menjawab, karena kami bukan termasuk dari penggila bola sepak.

Tetapi, semoga coretan singkat ini menjadi sebuah renungan...

Jika kita sama-sama menghabiskan waktu
Daripada untuk hal tidak berguna untuk diri kita lebih baik menggunakannya untuk hal yang bermanfaat

Jika kita sama-sama memembelanjakan uang
Bukankan lebih baik untuk hal-hal yang bermanfaat bagi kita atau keluarga ktia dibandingkan hanya untuk sebuah kesenengan sementara?

Apatah arti sebuah rasa, dibandingkan dengan membuang hal yang bermanfaat untuk mendapatkannya?

Bolehlah kau pentingkan rasa, jika itu bermanfaat untukmu baik dunia atau akhiratnya.

Kediri, 3 Oktober 2022.

Rabu, 21 Agustus 2013

Alangkah bahagia (Uje -rohimahulloh- ingin rujuk ke Manhaj yang benar)

Bismillah,

Qodarulloh, saya baru tahu berita tentang keinginan rujuknya Uje atau ustad Jefri al Buchori -rohimahullohkepada Manhaj yang benar yaitu Manhaj Salaf baru kemarin dan hari ini saya menelusuri sumber berita. Alhamdulillah, insyaAllah berita ini shohih (silahkan mengunjungi link klarifikasi di akhir tulisan ini untuk mengetahui sumber klarifikasi).

Berikut adalah salah satu tulisan berita yang cukup mewakili beberapa berita yang terseber di beberapa media internet baik facebook, blog, web, atau yang lainnya:
Habis berbincang-bincang dengan ust. Syafiq Reza Basalamah, MA -hafidhzahullah-, saya tanyakan kpd beliau perihal kabar yang menyebar dijejaring sosial mengenai hubungan beliau dengan Ust Jefri Al Bukhori. Ternyata kabar itu benar adanya, kata beliau:” awal saya mengenal Jefri waktu musim haji tahun 2005, waktu itu saya ditugaskan pemerintah Arabsaudi, untuk menjadi mursyid (pembimbing) jamaah haji Indonesia , kebetulan saya dapat jama’ahnya Jefri, akhirnya kenal dekat dengan beliau dan hubungan pun berlanjut.”
Ust Syafiq juga seringkali dimintai utk membimbing jama’ah umrahnya ust. Jeri satiap kali beliau umrah. Bahkan Ust Syafiq juga pernah mengisi kajian di rumah ust. Jefri atas permintaan ust Jefri sendiri.
Beliau melanjutkan ” Jefri itu masyaAllah, orang yang terbuka untuk menerima nasehat. Pernah saya melihat Jefri dalam sebuah sinetron, dia memerankan peran ustadz di sinetron itu, namun dalam sinetron itu ada adegan yang berbau syirik. Kemudian saya hubungi dia untuk memberi masukan perihal sinetron yang dibintanginya itu. Beliau pun menerima dan berhenti dari sinetron itu. Pernah pula waktu saya berkunjung ke rumahnya, sy melihat dia memakai kaos bergambarkan supermen di atas gambar supermen itu ada gambar Bintang DVID yg merupkn lambangnya orang yahudi. Saya nasehati dia, dia pun menerima dengan segera dan melepas kaos itu. Jika bertemu di madinah Jefri biasanya ngehubungi saya, kemudian kita berbincang-bincang dan hubungan itu terus berlanjut melalui via BBM.”
Semoga Allah membalas ust Syafiq dengan kebaikan-kebaikan atas dakwah beliau dan semoga Allah mengampuni kekhilafan-kekhilafan ust Jefri dan merahmati beliau.
Dikabarkan Oleh Abu Usaamah Sufyan
Hari Jum’at Pagi
( WAFAT DI PUCUK TAUBAT )
Kurang lebih sebulan yang lalu, saya bertemu seorang alumnus Universitas Madinah al Ustadz Abu Nizar Mirjani Djohan berasal dari kalimantan, beliau jurusan Hadits, sedikit bercerita-cerita tentang ta’lim assatidz salafy Indonesia di Saudi Arabia.
Kami berdua bercerita tentang ta’lim Ustadz Syafiq Reza Baasalamah hafizhahullah di Saudi, Ustadz abu nizar berkata “Jefri al Bukhari setiap datangkan jama’ah Indonesia untuk Umrah, ketika sampai di madinah jefri al bukhari senantiasa meminta ustadz syafiq membimbing jama’ah umrahnya, dan ustadz syafiq senantiasa menashihati jefri al bukhari di madinah, dan jefri al bukhari senantiasa memberikan hadiah untuk ustadz syafiq, kami pernah tanya ke ustadz syafiq tentang barang baru yang dimiliki beliau, beliau menjawab “ini hadiah dari jefri”.
Insya Allah khabar ini Tsiqat (dipercaya) dan teman ana Ustadz Abu Nizar adalah alumnus hadits di univ.madinah dan sekarang sama-sama bernaung di sebuah ma’had dengan saya, Setiap manusia tentu ada proses untuk berubah,dan menuju perubahan itu tidak langsung berubah seluruhnya tentu bertahap, terlebih seorang tersebut sudah menjadi tokoh, dan Allah adalah Rabb yang maha pengampun.
Begitupun kita melihat Ustadz Jefri al Bukhari -rahimahullah- semoga Allah mengampuni segala kesalahannya, tentu beliau ada niat untuk berubah dalam hal manhaj yakni tengah berusaha menuju manhaj salaf, dan dengan ketsiqahan khabar diatas pasti mempunyai efek / pengaruh dikehidupan ustadz jefri sebelum ia wafat dan tanda-tanda beliau untuk berusaha untuk ruju’ ke salaf terlihat dimedia :
1. Ustadz Jefri mengurangi bahkan sudah jarang muncul di televisi.
2. Ustadz Jefri ingin kembali kepada agama Allah yang murni.
pada web : http://hot.detik.com/read/2013/04/26/121549/2231225/230/opick-uje-ingin-kembali-kepada-allah-dengan-murni?hd771104bcj
salah tokoh pesohor di negeri ini Opick mengungkapkan :
“Dia bilang akhir-akhir ini agak aneh, dia merasa dirinya sangat banyak dosa, kekurangan. Saya menangkap ada ruang tobat yang besar dipenghujung hidupnya. Ingin kembali kapada Allah dengan murni,” ungkapnya.
Uje sebelumnya memang mengaku ingin berhenti berceremah. Ternyata hal itu juga sempat diutarakannya kepada Opick.
“Ada kegelisahan dia, saya menangkap ini hal luar biasa. Kita semua berdua,” ujarnya.
Sebagaimana kita lihat di media, mema
3.Ustadz Jefri mau pensiun dini untuk berdakwah.
http://hot.detik.com/read/2013/04/26/122938/2231238/230/ini-alasan-uje-ingin-berhenti-ceramah?991104topnews
Uje berkata :
“Kalau saya terus ceramah, terus siapa yang ceramahin saya? Ada kegelisahan dia. Saya menangkap ini hal luar biasa,” kisah Opick.
Sebelumnya adik Uje, Fajar Sidiq juga menuturkan sang kakak memang pernah bilang kepada dirinya niat berhenti berdakwah. “Gue mau istirahat, ceramah sudah capek,” ungkap Fajar menirukan ucapan Uje.
Terlepas dari segala kesalahan yang terdapat dari diri Uje, tentu dari segala kesalahan itu menuju perubahan sebagaimana Al Imam Al Ghazali rahimahullah yang beliau malang melintang didunia tasawuf diakhir hayatnya beliau ruju’ kepada salaf, namun ajal tak lamakemudian menjemputnya sehingga cita-cita beliau untuk meluruskan(membenahi)kesalahan karya nya yakni kitab “ihya ulumuddin” tidak tercapai.
Semoga Allah senantiasa menjaga diri kita, keluarga kita serta keturunan kita untuk beristiqamah pada ajaranNya. sebagaimana Wasiat Ali Bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu :
“Aku berwasiat kepada kalian, wahai hamba-hamba Allah agar kalian bertaqwa padaNya, Dia telah membuat perumpamaan bagi kalian, menetapkan ajal bagi kalian, memberikan telinga yang kalian mengerti maksudnya, memberi kalian mata yang kalian mengerti maksudnya,memberi kalian hati yang kalian mengerti maksudnya, sungguh Allah tidaklah menciptakan kalian dengan sia-sia, dan tidak menghentikan peringataNya dari kalian, Allah memuliakan kalian dengan nikmat yang melimpah, dan Dia menyiapkan balasan untuk kalian , maka bertaqwalah dijalan Allah, bertaqwalah dijalan Allah wahai hamba-hamba ALLAH.”[ash habur Rasul shalalallahu alaihi wa sallam ;mahmud al mishri].
istiqlal
#Jenazah yang dishalatkan oleh mayoritas kaum muslimin#
Dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma bahwa anaknya telah meninggal di kawasan Qudaid atau ‘Asfan. Maka ia pun berkata, “Wahai Kuraib (budak beliau), lihatlah berapa orang yang telah berkumpul untuk menyalatkannya.” Kuraib berkata, “Maka aku pun keluar, ternyata orang-orang telah berkumpul untuknya. Lalu aku memberitahukannya kepada Ibnu Abbas.” Dia bertanya, “Apakah jumlah mereka telah mencapai empat puluh orang?” Kuraib menjawab, “Ya.” Kemudian Ibnu Abbas berkata, “Keluarkanlah mayatnya, karena aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلَى جَنَازَتِهِ أَرْبَعُونَ رَجُلًا لَا يُشْرِكُونَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا شَفَّعَهُمْ اللَّهُ فِيهِ
‘Tidaklah seorang muslim meninggal dunia, dan dishalatkan oleh empat puluh orang, yang mana mereka semua ini tidak menyekutukan Allah, niscaya Allah akan memberikan syafaat mereka kepadnya.” [HR. Muslim no. 948]
Dari Aisyah radhiallahu anha dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:
مَا مِنْ مَيِّتٍ تُصَلِّي عَلَيْهِ أُمَّةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يَبْلُغُونَ مِائَةً كُلُّهُمْ يَشْفَعُونَ لَهُ إِلَّا شُفِّعُوا فِيهِ
“Tidak ada satupun mayat yang dishalatkan oleh kaum muslimin dengan jumlah mencapai seratus orang, dan semuanya mendo’akannya, kecuali do’a mereka untuknya akan dikabulkan.” [HR. Muslim no. 947]
FOTO : [Ratusan simpatisan Iringi jenazah Uje menuju Masjid Istiqlal]
(sumber : attaqwapik)
Untuk berita lainnya silahkan lihat di beberapa link berikut:

Semoga ALLAH mengampuni beliau, dan memberi hidayah-Nya kepada saya dan kita semua yang masih hidup di dunia. Untuk klarifikasi sumber berita berikut ini adalah linknya:
- Klarifikasi pertama
- Klarifikasi kedua

Sekian, semoga membawa manfaat.

Sebagai catatan, salafy bukan golongan/ kelompok.
Salafy adalah "Islam Sesungguhnya".
InsyaAllah.