Bismillah,
Sekilas boneka ini sudah terlihat unik atau aneh? Mungkin aneh juga unik, bagaimana tidak? Dengan bentuknya yang serba kotak menawarkan gaya baru di dunia perbonekaan (hem, apa maksudnya kok bahasanya ruwet gini), maksud saya di dunia mainan khususnya boneka.
Baiklah, kita
flashback sejenak ke asal-usul atau sejarah dari terciptanya boneka Danbo. Danbo adalah singkatan dari kata
Danboard, merupakan hasil kreasi dari Azuma Kiyohiko, komikus
Jepang yang lahir pada 27 Mei 1968.
Danboard sendiri berarti kertas karton
board, atau dalam bahasa Jepang "danboru" yang berarti kardus.
Nah cukup di sini
flashback-nya, jika kurang atau ingin tahu lebih banyak sejarahnya silahkan sobat
browsing, hehe. Maaf ya kalau terlalu singkat. Dan perlu sobat ketahui, harga dari boneka ini adalah antara Rp 350.000 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) sampai Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) bergantung pada ukuran boneka Danbo tersebut. (mahal
yak? tapi jangan tanyakan kualitas juga kepuasannya sob, karena dia bisa diputar sana putar sini dan menghasilkan ekpresi yang bagus. Tapi kalau tidak mau buang-buang uang untuk membeli Danbo atau juga tidak punya yang - seperti saya - kita bisa membuatnya sendiri
lho, walau jauh dari sempurna namun cukup untuk mengobati kerinduan - heh??? apa ini kok
nyolot ke rindu -, iya maksudnya rindu memiliki Danbo).
Oke, lanjut ke permasalahan utama. Selain unik juga lucu, kenapa? coba lihat wajah kotak dengan ekspresi yang sedemikian rupa :) ditambah dengan tingkah-tingkah unik yang dapat diperankannya. Sebagai contoh adalah foto di bawah ini :
[maaf, untuk melihat foto-foto danbo lansung saja dari google image karena gambar yang saya pajang tidak bisa lagi dibuka. Silahkan klik di sini]
Foto-foto Danbo ini hanya sebagian kecil dari galeri foto yang bertebaran di dunia
internet, sobat bisa mencarinya dengan mengetik "Danbo" di
mbah google lalu akan mendapatkan foto danbo yang banyak sekali. Ya, di sana ada yang lucu, menggemaskan, melas, galau, sedih, rindu dan lain-lain.
KERINDUANKU
Seperti yang saya katakan di atas, jika rindu ingin bertemu Danbo tapi tidak memiliki uang (untuk membelinya) kita bisa membuatnya sendiri baik menggunakan kertas karbon atau yang lainnya dan kemarin saya sempat mencari-cari di google ternyata ada banyak
tutorial baik artikel atau
video, ada yang lengkap dan ada yang asal-asalan. Namun ternyata cukup sulit :-D, karena saya menemukan yang cukup lengkap tapi langkahnya terbatas. Dan saya merasa sudah bilang pada diri saya "tidak mungkin kamu membuat Danbo dari kertas karbon, terlalu rumit. Kamu gak bisa!". Ya saya gak bisa dan nyerah, tapi saya tidak berhenti di situ.
Rindu ini memuncak sejak kemarin, entah kenapa saya ingin memiliki Danbo (setelah beberapa saat membayangkan ekspresi lucunya di foto-foto yang pernah saya lihat). Walau saya sempat lupa namanya, karena belum akrab, tapi rindu ini tersimpan rapi sejak aku mengenalnya :-P.
Pagi tadi, saya buka tutorial tersebut yang dari kemarin nganggur di laptop saya setelah saya simpan halamannya. Setelah membaca saya yakin tidak bisa jika harus menggunakan kertas, rumit je. Terus saya pandangi foto danbo yang sudah jadi, "Hem... bagaimana jika menggunakan kayu", oke saya langsung gerak mengambil kayu sisa kemarin saya benahi atap rumah dengan ayah. Dan tepat ada potongan seukuran kepala Danbo dan saya anggap itu pantas untuk menjadi kepalanya. Lanjut kena lanjut, saya mencari kayu yang lain dan mempersiapkan peralatan untuk membuat badan, tangan, dan kakinya.
Seperti kata pepatah, "tak ada akar, rotan pun jadi" akhirnya Danbo yang terbuat dari kayu-pun jadi. Meski mungkin geraknya tak sebaik Danbo yang asli namun cukup memuaskan :), apa lagi tak mengeluarkan uang, cuma butuh beberapa tenaga. Karena sudah ada bahan-bahan di rumah, tinggal memanfaatkannya saja.
GALERI FOTO DANBO-KU
Next, Danbo kayu tanpa desain apa-pun (mata, mulut, baju) jadi siang tadi. Dan sore ini,
hujan memanggilku dan mengajak untuk bersua dalam ceria, melepas rindu. Akhirnya saya hujan-hujan bersama Danbo yang masih kasar, setengah jadi. Dan inilah galeri Danbo itu, sore tadi :
Masih aneh ya? Terlihat terlalu aneh pastinya, adakah imut di sana? belum ada lucu. Entah juga dah. Lanjut itu saya berpikir lebih baik diberi baju (balutan kertas berwarna cokelat, agar terlihat seperti Danbo asli, meski dalam hal warna saja) tapi setelah itu Danbo tidak boleh main air lagi :'(. Oke, saya pikir tak apa yang penting bagus lebih menarik dan lucu. Akhirnya sore sampai malam saya menyelesaikan desain pakaian Danbo dan inilah hasilnya :
Lumayan kan? Bisa mengobati rindu yang ber
candu juga bisa senang melihatnya nyata. Mungkin tak segitunya ya :). Tapi inilah dunia, dikejar dan mengejar (apa maksudnya, gak nyambung!).
Cukup panjang posting kali ini. So, sekian dulu sob coretan dan galerinya. Sampai jumpa di next part of Danbo, InsyaALLAH.