Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri sementara. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri sementara. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Januari 2023

Transkrip: Ujian Hidup (Cobaan Hidup) - Ustadz Firanda Andirja


Bismillah,
Berikut adalah transkrip video motion graphic dengan judul Ujian Hidup (Cobaan Hidup) yang disampaikan oleh Ustadz Firanda Andirja di atas:

Beberapa renungan dan nasihat kepada orang-orang yang sedang bersedih, sesungguhnya dunia ini berisi ujian.

ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ
Artinya:
Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.
(Surat Al-Mulk Ayat 2)

Allah yang telah menciptakan kematian dan kehidupan buat apa? Untuk menguji mana diantara mereka yang mana amalnya yang terbaik. Karenanya seorang di atas muka bumi ini harus sadar bahwasannya dia diciptakan untuk diuji oleh Allah subhanahu wa ta'ala, maka semua orang diuji tidak ada seorang pun yang tidak diuji oleh Allah subhanahu wa ta'ala.

Dan kita tahu semua orang pernah bersedih atau sebagian mereka sedang bersedih, tidak ada yang pernah luput dari kesedihan dengan ujian yang bermacam-macam ada orang yang diuji berkaitan dengan hartanya ekonomi yang sulit penuh dengan utang, dililit utang. Ada orang diuji dengan badannya cacat atau sakit-sakitan atau tubuh yang tidak sempurna. Demikianlah namanya ujian beranekaragam menimpa satu dengan yang lainnya, memang berbeda-beda ada yang ujiannya sedikit ada yang ujiannya banyak, tetapi semua orang diuji oleh Allah subhanahu wa ta'ala.

Dan siapapun orangnya mau kaya atau miskin pasti diuji, sebagaimana sering saya sampaikan bukan hanya orang miskin yang diuji, orang kaya para pejabat para penguasa mereka juga diuji, mereka juga bersedih. Betapa sering kita melihat foto seorang pejabat yang mungkin tersenyum dalam foto tersebut namun kita lihat senyumannya penuh dengan keterpaksaan, dibalik senyuman tersebut dia menyimpan banyak penderitaan. Oleh karenanya siapapun orangnya di dunia ini pasti diuji, pasti diuji! Baik orang yang sholeh maupun yang tidak sholeh, terlebih lagi Allah menjanjikan orang-orang yang beriman dengan ujian yang lebih berat, kata Allah subhanahu wa ta'ala:

الم
أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

Artinya:
1. Alif Lam Mim
2. Apakah manusia dibiarkan mereka berkata, "Kami telah beriman," sementara mereka tidak diuji?
3. Dan Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka. agar Allah tahu mana yang imannya benar dan mana yang imannya dusta.
 
Apakah kalian akan menyangka akan masuk surga sementara belum datang kepada kalian ujian yang pernah menimpa orang-orang sebelum kalian, mereka ditimpa dengan penderitaan dengan kesusahan, diguncang oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Jadi orang beriman justru dijanjikan ujian oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Maka Imam Ahmad ditanya, "Kapan seorang beristirahat?" kata Imam Ahmad, "Sampai dia menginjakkan kakinya di surga baru dia istirahat". Oleh karenanya kita harus sadar bahwasanya dunia ini isinya adalah ujian!.

Kediri, 7.47 WIB. 9 Rojab 1444 H / 31 Januari 2023

Senin, 03 Oktober 2022

Sepak Bola, hal yang sepele jika dibandingkan dengan nyawa

Bismillah,
Sepak bola, sebuah olahraga yang mungkin menarik bagi sebagian orang di luar sana, tetapi kini ia bukan lagi hanya olahraga saja tapi menjadi sebuah pagelaran / tontonan  yang dipertontonkan untuk khalayak ramai, bahkan mungkin ada penggemar tontonan sepak bola tapi ia sendiri tidak suka olahraga bahkan tidak pernah olahraga terkhusus sepak bola di lapangan di sisi lain ia sangat gemar menonton sepak bola apalagi jika yang bertanding adalah tim yang ia sukai bahkan rela begadang sampai larut malam, dini hari. Bahkan lebih dari itu, rela membeli tiket untuk melihat secara langsung pertandingan sepak bola tim yang dijagokan, dan lebih lebih yang lainnya mungkin tak dapat kami tuliskan.

Jumlah korban tragedi pertandingan sepak bola di stadion Kanjuruhan Malang



Jika kami ditanya apakah yang mereka dapatkan dari yang mereka lakukan lakuakn itu? rela begadang, rela keluar uang, rela menghabiskan waktu dan tenaga untuk sekedar menonton sebuah pertandingan sepak bola baik secara langsung (di stadion) maupun melalui media. Tentu kami tidak bisa menjawab, karena kami bukan termasuk dari penggila bola sepak.

Tetapi, semoga coretan singkat ini menjadi sebuah renungan...

Jika kita sama-sama menghabiskan waktu
Daripada untuk hal tidak berguna untuk diri kita lebih baik menggunakannya untuk hal yang bermanfaat

Jika kita sama-sama memembelanjakan uang
Bukankan lebih baik untuk hal-hal yang bermanfaat bagi kita atau keluarga ktia dibandingkan hanya untuk sebuah kesenengan sementara?

Apatah arti sebuah rasa, dibandingkan dengan membuang hal yang bermanfaat untuk mendapatkannya?

Bolehlah kau pentingkan rasa, jika itu bermanfaat untukmu baik dunia atau akhiratnya.

Kediri, 3 Oktober 2022.

Selasa, 28 November 2017

Buletin Dakwah Islam al-Furqon: Cerdas dengan Tauhid

Bismillah,
Sesungguhnya, kemusyrikan mengindikasikan kebodohan dan keterbelakangan pelakunya. Demikian pula sebaliknya, tauhid mengindikasikan kecerdasan dan kemajuan pelakunya. Setiap orang musyrik pasti terbelakang cara berfikirnya, sedangkan orang bertauhid pasti cerdas dan maju cara berpikirnya. Karena itu, sesungguhnya yang disebut ulu al-albaab adalah orang-orang yang bertauhid.
Cerdas dengan tauhid (buletin islam al-furqon) shared by karyafikri.blogspot.com

Mengapa demikian?
Ketika seseorang mengetahui bahwa pencipta alam semesta, pemberi rizqi, dan pengatur segala urusan hanyalah Allah saja, kemudian ia enggan beribadah kepada-Nya, bukankah ini merupakan kebodohan? Terlebih lagi jika seseorang kemudian menyejajarkan Allah Pencipta alam semesta ini dengan makhluk ciptaan-Nya dalam hal kekuasaan dan dalam hal mendapatkan hak peribadatan.

Bukankah kaum musyrikin Arab Quraisy pada zaman Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam dahulu mendapat predikat sebagai orang-orang jahiliyah? Apakah mereka tidak memiliki kemampuan teknologi -misalnya- persenjataan, pertanian, perniagaan, atau komunikasi (tentu yang sesuai dengan ukuran zaman itu)? Jawabnya, bukan! Tetapi karena mereka adalah masyarakat yang memuja berhala, menjadikan makhluk sebagai tuhan, memohon keselamatan kepada benda mati, dan sebagainya.

Padahal mereka mengerti bahkan berikrar bahwa Allah subhanahu wa ta'ala satu-satunya Pencipta alam semesta, Pemberi rizqi bagi sekalian makhluk, Pengatur segala urusan, Yang menghidupkan, mematikan, dan Penguasa bumi-langit beserta segenap isinya. {Syarh Kasyfi asy-Syubuhaat wa yaliihi Syarh al-Ushuul as-Sittah oleh Syaikh Muhammad ibn Shalih al-'Utsaimin}

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman menceritakan ikrar mereka akan sisi tauhid ini, yang disebut tauhid Rububiyah, diantaranya:

  وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَهُمْ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ

Artinya:
Dan sungguh, jika engkau (Muhammad) bertanya kepada mereka "siapakah yang menciptakan mereka", niscaya mereka menjawab: "Allah". Maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan dari menyembah Allah? (QS. az-Zukhruf 43:87)
وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ لسَّمَٰوَٰتِ وَلْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ للَّهُ
Artinya:
Dan sesungguhnya jika engkau (Muhammad) tanyakan kepada mereka "Siapakah yang menciptkan langit dan bumi?", tentu mereka akan menjawab, "Allah". (QS. Luqman 31:25)

Demikian beberapa ayat yang menceritkan ikrar mereka akan kekuasaan Allah subhanahu wa ta'ala, bahwa Allah pencipta, pemberi rizki, dan pengatur segala sesuatu. Namun demikian, tetap saja mereka disebut kaum musyrikiin. (Majmu' Fatawa Syaikh al-Islam Ibni Taimiyah 3:101 & 105).

Wajarlah ketika mereka diingatkan supaya meninggalkan berhala-berhala sesembahannya dan supaya mengikuti wahyu Allah serta hanya beribadah kepada-Nya, mereka menolak seraya menjawab "Kami hanya mengikuti tradisi yang dilakukan nenek moyang kami semenjak dahulu." Banyak ayat yang menceritakan sikap dan perilaku mereka ini, diantaranya firman Allah subhanahu wa ta'ala:

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا ۗ أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ شَيْئًا وَلَا يَهْتَدُونَ
Artinya:
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?". (QS.. al-Baqarah 2: 170).

Imam Ibnu Katsir rohimahullah menjelaskan tentang firman Allah ini sebagai berikut: Apabila dikatakan kepada orang-orang kafir dari kaum musyrikin itu agar mengikuti ajaran yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya dan agar meninggalkan kebiasaan sesat dan kebiasaan bodoh mereka, maka mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang kami dapatkan dari nenek moyang kami". Yaitu kebiasaan menyembah patung-patung dan berhala-berhala. Karena itu, Allah subhanahu wa ta'ala kemudian mengingkari pernyataan mereka dengan mempertanyakan: "Apakah (mereka akan mengikuti juga) meskipun nenek moyang yang mereka ikuti tidak paham dan tidak mendapatkan petunjuk?" (Tafsir Ibnu Katsir, al-Baqarah (2): 170).

Ayat ini jelas menunjukkan kebiasaan taklid buta kaum musyrikin dan menunjukkan betapa tidak cerdasnya mereka. Oleh karena itu, selanjutnya Allah berfirman (artinya): "Dan perumpamaan (orang yang memanggil) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja. Mereka tuli, bisu, dan buta, oleh sabab itu mereka tidak mengerti" (QS. al-Baqarah 2: 171).

Di sisi lain, bisa diperhatikan pula argumen-argumen yang menunjukkan kelambanan cara berpikir mereka dalam memahami persoalan keyakinan. Yaitu ketika mereka melakukan peribadatan kepada berhala atau orang-orang shalih yang telah meninggal dunia atau malaikat, mereka beranggapan bahwa itu merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala yang kemudian mereka sebut sebagai wasilah. Padahal sejatinya mereka telah memberikan hak doa atau peribadatan kepada selain Allah. Allah berfirman menceritakan anggapan bodoh mereka (artinya): "Ingatlah, hanya punya Allah-lah agama yang bersih dari syirik. Dan orang-orang yang menjadikan selain Allah sebagai pelindung yang dipuja-puja (berkata): 'Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya'". (Qs. az-Zumar 39:3).

Maksudnya, itulah penyebab mereka menyembah patung-patung yang mereka anggap sebagai perwujudan para malaikat; yaitu supaya para malaikat itu memberi syafa'at kepada mereka di sisi Allah dan supaya para malaikat itu menjadi wasilah untuk mendekatkan diri mereka kepada Allah dengan sedekat-dekatnya sehingga mereka selalu ditolong, rizkinnya lancar, dan kebutuhan duniawinya terpenuhi.

Itulah syubhat (karancuan pemahaman) yang selalu menjadi sandaran kaum musyrikin semenjak zaman dahulu hingga sekarang. Para rasul Allah telah datang untuk membantah serta melarang syubhat mereka, dan mengajak mereka untuk hanya beribadah kepada Allah saja. Sesungguhnya tindakan kaum musyrikin (menjadikan berhala sebagai wasilah untuk menyembah Allah) hanyalah rekayasa mereka sendiri, tidak pernah diizinnkan oleh Allah dan tidak pernah diridhai-Nya.
Allah juga berfirman:
وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَؤُلاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ
Artinya:
Dan mereka menyembah selain dari Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata, "Mereka itu adalah pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah." (QS. Yunus 10:18)

Syaikh Muhammad ibn Shalih al-'Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa kaum musyrikin, dengan membuat wasilah yang batil ini mengharapkan syafa'at dari patung-patungnya (di sisi Allah). Yaitu dengan melakukan peribadatan terhadap patung-patung itu. Ini merupakan kebodohan dan kedunguan mereka. Berusaha mendekatkan diri kepada Allah, tetapi dengan cara yang justru membuat mereka semakin jauh dari-Nya. (Syarh Kasyfi asy-Syubuhaat wa yaliihi Syarh al-Ushul as-Sittah, op.cit (syarah) hlm. 28)

Bukan kelakuan orang yang cerdas
Orang yang cerdas ketika memahami bahwa Allah subhanahu wa ta'ala adalah Pencipta segenap makhluk, Pemberi rizki, dan Pengatur segala sesuatu, maka ia akan dengan penuh tanggungjawab memberikan seluruh peribadatan hanya kepada-Nya saja serta menjalankan seluruh kewajibannya. Sebab,, bagaimana mungkin ia menyembah sesuatu yang tidak menciptakan, tidak memiliki apa-apa, dan serba terbatas?

Orang yang demikian ini, mengindikasikan kecerdasan dan kemajuan berfikirnya. Miskipun -misalnya- ia tidak pernah memakai sepatu, apalagi dasi, karena pekerjaannya selalu berlumuran dengan lumpur sawah atau bergumul dengan sapi/ lembu. Pakaian bersihnya hanya dipakai ketika shalat berjama'ah di masjid, atau ketika berkumpul dengan keluarganya di rumah, atau kemempunyai keperluan di tempat lain. Tetap saja ia disebut sebagai orang cerdas, orang yang paham dan berakal.

Sebagai contoh, kisah seorang mu'min di suatu negeri pada zaman rasul-rasul terdahulu yang diabadikan di dalam al-Quran. Kisah tentang seseorang yang cerdas dengan sikap bertauhidnya dan keimanannya kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Ayat yang mengisahkan tentang hal ini antara lain dibawakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah sebagai pembanding dari kebodohan orang musyrikin yang menjadikan selain Allah sebagai sembahan. (Majmu' Fataawaa Syaikhi al-Islam Ibni Taimiyah 3:105).

Allah berfirman:
وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (22) أَأَتَّخِذُ مِنْ دُونِهِ آلِهَةً إِنْ يُرِدْنِ الرَّحْمَنُ بِضُرٍّ لَا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلا يُنْقِذُونِ (23) إِنِّي إِذًا لَفِي ضَلالٍ مُبِينٍ (24) إِنِّي آمَنْتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُونِ (25)
Artinya:
Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakan diriku dan yang hanya kepada-Nya kamu (semua) akan di­kembalikan? Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain­nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudaratan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikit pun bagiku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku? Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesalan yang nyata. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku. (QS. Yasin 36: 22-25)

Itulah cara berpikir orang yang cerdas. Seorang yang menyadari sepenuhnya bahwa yang berhak disembah hanya Allah Pencipta alam semesta. Sementara itu, penyembahan serta doa kepada apa pun atau siapapun selain Allah adalah kebodohan dan kesesatan.

Begitu pula sikap dan kecerdasan setiap mu'min di segala zaman. Para sahabat Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam dari kalangann atas seperti Abu Bakr ash-Shiddiq rodhiallahu 'anhu hingga budak seperti Bilal rodhiallahu 'anhu membuktikan itu semua.

Kalau orang ingin meninggalkan keterbelakangan dan kebodohan maka harus meninggalkan kemusyrikan, sebab kemusyrikan adalah kebodohan. Sebaliknya, setiap orang yang cerdas pasti akan memilih hidup bertauhid, sebab pilihan hidup bertauhid menunjukkan kepahaman pelakunya, sedangkan kepahaman menunjukan kecerdasan. Wallahu al-Muwaffiq.

Rifaq Asyfiya' hafidhohullah.

Sumber: Buletin Dakwah Islam "al-Furqon" Tahun ke 12 Volume 9 No. 1

Sabtu, 13 Juni 2015

Puisi: Kampung halaman yang terlupa

Bismillah,
Puisi: Kampung halaman sejati - surga (karyafikri.blogspot.com)
Reupload dari Kanghaki (Mu'min Rindu Kampung Halaman Sejati - Surga)
Fana dunia
Jangan kau cinta
Pencarian abadi tak akan kau temui
Karena di sini adalah kisah sementara

Akhirat adalah kepastian nyata
Janji abadi di sana
Oleh Sang Pencipta

Jangan takut atau sedih
Duka dan lara di sini hanya sementara
Semua rasa selalu berganti menyapa

Sabar! jika surga adalah tujuan
Semoga bahagia abadi di sana

Dunia sementara ini
Jadikan titian menuju indahnya surga
Kampung halaman sejati, yang terlupa

Oleh: Fikri Thufailiy
Kediri, 13 Juni 2015

Jumat, 23 Januari 2015

Tutorial: Membuat CCTV menggunakan webcam eksternal via Ustream dengan akun gratis [broadcast melalui webnya]

Bismillah,
Setelah kemarin mengulas secara ringkas tentang ustream.tv, kini saya akan memberikan panduan ringkas cara membuat CCTV menggunakan webcam sederhana sehingga biaya dibuat semurah-murahnya dengan fasilitas ustream gratis dengan kualitas video biasa.

Sebelum panduan membuat cctv dan broadcast, perlu diketahui dulu bahwa Anda harus membuat akun dulu di ustream.tv. Ada 2 metode untuk mendaftar, yang pertama menggunakan akun facebook sehingga Anda tidak perlu sudah-sudah memasukkan nama, alamat, dan yang lainnya pada formulir pendaftaran. Dan cara kedua adalah dengan mendaftarkan biasa yaitu menggunakan formulir pendaftaran, perlu mengisikan alamat-email, nama, dan lain-lain kemudian juga perlu konfirmasi e-mail. Tetapi secara garis besar cara pendaftaran sepeti biasa dan mudah, sehingga saya pikir tidak perlu tutorial pendaftaran.

  • Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk pemasangan webcam sebagai CCTV. Di sini karena saya hanya memasang webcam sebagai CCTV sementara (bukan permanen) maka yang dibutuhkan hanya kabel USB Extension (kabel penyambung USB) dengan panjang 10 meter - sedangkan untuk Anda silahkan sesuai dengan kebutuhan, dapat dibile di toko komputer dengan ukuran kurang lebih 5 meter dan 10 meter - dan webcam. Sedangkan jika sobat ingin memasangnya secara permanen silahkan pertimbangkan apa yang diperlukan misalkan kaleng bekas, atau botol bekas, dan semacamnya sebagai pelindung kamera saat hujan dan silahkan mengatur agar kabel tidak banyak terkena sinar matahari dan hujan agar awet.
    1 Kabel sambungan USB (usb extension) dan webcam (karyafikri.blogspot.com)
    Kabel USB extension & webcam
    Pada webcam yang saya miliki karena antara kabel kamera dan suara dibedakan dan saya tidak memiliki kabel penyambung audio maka pada percobaan ini saya tidak menggunakan suara pada CCTV yang dibuat. Untuk sobat mungkin sebelum membeli dapat menentukan atau memilih webcam yang kamera dan suaranya jadi satu pada kabel USB saja (jika ada) agar lebih mudah karena tidak perlu menyambung kabel audio dan hanya dengan kabel USB sudah mendapatkan gambar dan suara. 
    • Setelah bahan sudah siap, maka silahkan menentukan lokasi dan menentukan rute kabel. Selanjutnya silahkan pasang di tempat yang sekiranya aman dan sulit dijangkau oleh orang karena mungkin saja banyak orang usil di sana. Berikut adalah contoh pemasangan kamera yang saya lakukan:
      2 Pencarian lokasi kamera dan pemasangan (karyafikri.blogspot.com)
      Contoh pemasangan kamera
      Ya hanya seperti itu sebagai contoh, karena ini bukan pemasangan permanen. Jika sobat ingin memasang webcam sebagai CCTV secara permanen silahkan menentukan tempat yang tepat, kuat, dan terlindungi dari panas dan hujan.
    • Setelah kamera dan kabel sudah terpasang, maka langkah selanjutnya silahkan pastikan laptop atau komputer Anda terhubung dengan internet kemudian login pada situs ustream.
    • Untuk login silahkan klik link "Login", kemudian klik "Go Live!". Jika sobat masih pertama kali masuk halaman broadcast maka akan ada pertanyaan untuk pilih dengan fasilitas premium atau basic, pilih saja yang tetap basic, kalau tidak salah "Remain Basic" atau dengan kata yang sama seperti itu (maaf lupa).
    • Ketika berada pada halaman broadcast secara bawaan kamera yang digunakan adalah kamera yang ada/ webcam laptop. Untuk merubahnya silahkan klik pilihan di bawah tulisan Video dan pilih USB Video Device.
    • Setelah tampilan video sudah berganti seperti yang seharusnya terlihat dari video webcam eksternal, dan pastikan sudah siap. Jika sudah siap silahkan memulai broadcast dengan cara klik "Start Broadcast".
    • Setelah Anda klik broadcast itu artinya CCTV Anda sudah online dan dapat dilihat orang lain yang mengetahui alamat Anda, atau Anda sendiri baik melalui situs ustream maupun aplikasi android (untuk tutorialnya silahkan klik di sini). Berikut adalah contoh tampilan halaman broadcast saya:
      3 Mulai broadcast atau streaming via ustream.tv (karyafikri.blogspot.com)
      Contoh Halaman Broadcast
    • Secara bawaan, Anda akan memiliki channel sama dengan username Anda (dan Anda dapat menambahkan channel dengan klik Dashboard kemudian Channels dan klik Create new channel. Sedangkan jika Anda ingin melihat CCTV Anda itu, silahkan kunjungi link yang tampil di bawah kotak "Share your broadcast with your followers!". Dan Anda dapat membagikannya kepada pengikut Anda, atau orang lain. Atau silahkan klik nama channel Anda.
    • Sedangkan jika Anda ingin melihat hasil broadcast Anda dari perangkat Android silahkan buka aplikasi ustream kemudian silahkan lakukan pencarian dengan nama channel (misalkan di sini saya menggunakan channel raincintz maka silahkan cari dengan kata pencarian "Raincintz" tanpa tanda petik).
    • Selesai.
    Semoga membantu dan bermanfaat.

    Selasa, 14 Oktober 2014

    Mengganti aplikasi mms.apk dengan mms.apk mod pada perangkat Huawei G600 (U8950-1)

    Bismillah,
    Setelah beberapa waktu mendalami tentang oprek-oprek perangkat ini (huawei G600) ternyata cukup banyak yang bisa dilakukan untuk mengganti aplikasi-aplikasi bawaan yang ada dan untuk sementara saya tetap menyarankan untuk tidak mengganti ROM perangkat ini. Nah pada kesempatan ini saya akan berbagi kepada sobat cara mengganti aplikasi sistem untuk melakukan pesan baik sms maupun mms yang sering disebut sebagai mms.apk dan seperti itulah nama apk-nya pada folder aplikasi sistem.

    Sebenarnya tidak terdapat masalah jika menggunakan aplikasi perpesanan bawaan, tetapi ketika Anda menginginkan sesuatu yang lain maka hal ini perlu dilakukan baik menggunakan mms.apk mod atau modifikasi ataupun memilih aplikasi perpesanan yang ada di Google PlayStore. Sedangkan di sini saya akan berbagi aplikasi mms.apk versi mod untuk mengganti mms.apk stock atau aplikasi bawaannya.

    Berikut adalah langkah-langkahnya:
    1. Pastikan perangkat Anda sudah diroot, jika belum baca tutorialnya di sini
    2. Download file Mms.apk mod-nya di sini, atau di sini
    3. Jangan lupa ucapkan Bismillah terlebih dahulu
    4. Untuk sobat yang sudah biasa oprek Android tidak perlu saya terangkan silahkan menggunakan file eksplorer apa saja yang Anda suka. Sedangkan untuk sobat yang baru belajar tentang root dan oprek-oprek saya sarankan menggunakan aplikasi pengatur file bernama ES Explorer (silahkan baca ulasan dan download di sini) dan jangan lupa aktifkan fasilitas "Penjelajah Root" kemudian izinkan akses superuser-nya, berikut caranya:
      Cara mengaktifkan fasilitas penjelajah root pada ES Explorer (karyafikri.blogspot.com)
      Screenshot cara mengaktifkan fasilitas Penjelajah Root
      1. Kemudian silahkan menuju folder root dengan menekan menu "/" pada bagian atas nama folder, silahkan masuk folder system/app.
      2. Cadangkan terlebih dahulu aplikasi mms.apk hal ini untuk menghindari kegagalan atau kekecewaan ketika ada kesalahan atau ketidak cocokan dan ketika mengganti sebuah aplikasi sistem biasakan untuk mencadangkan sebelum mengganti aplikasi tersebut. Setelah Anda sudah berada pada folder system/app silahkan cara nama file "Mms.apk", seperti berikut:
        Backup mms.apk bawaan (karyafikri.blogspot.com)
        Backup mms.apk
        1. Jika sudah menemukannya silahkan tap dan tahan lama, sampai muncul tanda centang pada bagian kanan nama aplikasi. Lalu silahkan Copy atau Salin (menu ini terdapat di pojok kiri-bawah)
        2. Kemudian silahkan menuju memori internal atau eksternal dan silahkan simpan pada folder mana saja yang sobat inginkan dan ini mungkin suatu saat dibutuhkan tetapi jika tidak hanya untuk berjaga-jaga
        3. Lalu silahkan copy file Mms.apk yang sobat download di atas ke dalam folder system/app tadi
        4. Setelah itu silahkan reboot atau restart perangkat sobat (untuk langkah ini hanya jika diperlukan, jika aplikasi "Perpesanan" sudah tampil maka tidak perlu melakukan reboot)
        5. Selesai, Alhamdulillah :-).
        Dan berikut ini adalah screenshot hasilnya:
        Screenshot hasil penggantian mms.apk dengan mms.apk mod Huawei G600 (karyafikri.blogspot.com)
        Schreenshot hasil penggantian mms.apk dengan mms.apk mod

        Selain emoji, Anda juga mendapatkan fasilitas tambahan seperti yang dapat Anda lihat pada screenshot di atas pada bagian Extra Settings.

        Tutorial ini berdasarkan pengalaman pribadi, apk diambil dari sebuah thread dari forum xda-developer (cek di sini untuk mendapatkan tema lain dan diskusinya), saya memilih tema standar karena ini yang lebih baik menurut saya. Untuk Anda yang ingin tema lain silahkan download pada lampiran thread tersebut yang versi CM9, karena CM10 adalah jellybean.

        Aplikasi ini tidak hanya untuk perangkat Huawei G600, tapi juga berlaku untuk ICS lain, JellyBean, custom rom CM7, CM9, CM10 dan lain-lain.

        Sekian share kali ini, semoga bermanfaat.

        Selasa, 08 April 2014

        Golput bukanlah tak memilih, tapi...

        Bismillah,
        Sebentar lagi, ya besok akan ada Pemilihan Umum untuk Indonesia. Pemilihan Umum Legislatif?
        Hem, kali ini coretan saya akan bicara khusus tentang GolPut (Golongan Putih, katanya) yang mana tidak melakukan pencoblosan entah karena alasan apa pasti masing-masing memiliki alasan tersendiri.

        Oke, sementara saya bilang golput adalah hak asasi manusia yang mana perlu dilindungi :-) Oke baik tak apa saya menghargai alasan itu. Tapi? benarkah golput itu tidak memilih? Coba kita telusuri, kita semua diberi hak dan kita bebas untuk menggunakannya ya bahkan untuk menggunakan hak tersebut memilih untuk tidak memilih.

        Nah, kita ketahui kan? Golput bukanlah tidak memilih tetapi hal tersebut adalah memilih! Tetapi adalah memilih untuk tidak memilih atau mencoblos. Oh, oke... bukankah lebih baik memilih atau mencoblos yang terbaik diantara yang terburuk itu?

        Saya tak tahu tentang politik, tak pandai tentang politik
        Yah, di sini saya tak berbicara tentang partai mana yang harus dipilih
        Hanya saja saya sebagai muslim punya tanggung jawab kepada negara dan Sang Pencipta
        Jika harus memilih, aku akan memilih Caleg dari partai Islam, dari pada membuang suaraku
        Yang entah nanti tidak digunakan atau digunakan untuk kecurangan
        Lebih baik menggunakan, bukan?
        InsyaALLAH...

        Semoga,
        Indonesia jaya!

        Selasa, 25 Februari 2014

        Air Bercampur Debu Vulkanik Untuk Wudhu?

        Pertanyaan :
        Assalamualaikum. Saya mau tanya ketika terjadi erupsi gunung kelud,banyak diantara rumah yang diliputi debu vulkanik. Termasuk rumah saya. Suatu saat turun hujan, lantas, debu yang ada diatas genteng berubah menjadi lumpur dan masuk kedalam rumah karena adanya genteng rumah yang bocor. Sebagian dari air/ lumpur tersebut masuk dan mencampuri air sumur kami. Hasilnya ketika kami menggunakan air tersebut, warnanya menjadi keruh dan tidak jernih. Pertanyaannya, apakah air tersebut bisa secara hukum digunakan untuk berwudhu dan mandi? dan apakah air tersebut aman untuk digunakan, mengingat adanya
        campuran dari debu Vulkanik yang ada di dalam air tersebut?

        Dari: Ridhwan (mrp….@gmail.com)
         Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
        Terdapat kaidah dalam ilmu fiqh yang disebutkan ulama:
        الأَصْلُ فِي الأَشْيَاءِ الطَّهَارَةُ
        Kaidah ini berdasarkan firman Allah:
        هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا
        “Dia-lah Dzat yang menciptakan segala sesuatu yang ada di bumi untuk kalian” (Qs. al-Baqarah: 29)
        Abdurrahman as-Sa`di ketika menafsirkan ayat ini, beliau mengatakan:
        ”Dia menciptakan untuk kalian segala sesuatu yang ada di bumi, sebagai karena berbuat baik dan memberi rahmat, untuk dimanfaatkan, dinikamti, dan diambil pelajaran. Pada kandungan ayat yang mulia ini terdapat dalil bahwa hukum asal segala sesuatu adalah suci. Karena ayat ini disampaikan dalam konteks memaparkan kenikmatan…”
        [Abdurrahman as-Sa`di, Taisir al-Karim ar-Rahman: al-Baqarah: 29]
        Berdasarkan kaidah ini, maka hukum asal abu vulkanik adalah suci. Bahkan meskipun berbau. Karena semata-mata ada baunya, tidak menyebabkan benda itu berstatus najis.
         Air yang Bercampur Abu Vulkanik
        Karena abu vulkanik termasuk benda suci, maka hinggap dimanapun abu ini, tidak mempengaruhi status benda suci lainnya. Sehingga air yang tercampur abu vulkanik tetap suci.
        Pertanyaannya, apakah air ini mensucikan?
        Maksudnya, apakah air yang tercampur abu vulkanik ini bisa digunakan untuk wudhu atau mandi junub?
        Dalam madzhab Syafiiyah, air dibagi menjadi empat,
        1. Air suci dan mensucikan. Makna ‘mensucikan’ artinya bisa digunakan untuk menghilangkan hadats besar atau kecil, seperti mandi atau wudhu.
        2. Air suci suci, namun makruh jika digunakan untuk bersuci. Dihukumi makruh untuk bersuci, artinya masih sah digunakan untuk mandi atau wudhu, namun hukumnya makruh.
        3. Air suci dan tidak mensucikan. Berstatus ‘suci’ artinya jika terkena badan, tidak wajib dicuci. ’Tidak mensucikan’ artinya tidak boleh digunakan untuk wudhu atau mandi, karena air ini tidak mampu mensucikan.
        4. Air najis, itulah air yang tidak boleh digunakan untuk bersuci dan jika terkena baju, wajib dicuci.
        (al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Madzhab as-Syafii, Dr. Musthofa Dib Bagha, 1/31 – 33)
        Kita akan fokuskan pada pembahasan ‘Air suci dan tidak mensucikan’
        Dalam madzhab Syafii, air yang suci dan tidak mensucikan ada dua:
        Pertama, air bekas bersuci orang lain (air musta’mal) yang jumlahnya sedikit.
        Kedua, air suci yang tercampur benda suci lainnya yang berasal dari luar, yang tidak mungkin dipisahkan, yang menyebabkan berubah bau, rasa, dan warnanya, sehingga tidak lagi bisa disebut sebagai air, atau namanya berubah menjadi yang lain.
        Dalam al-Fiqh al-Manhaji dijelaskan salah satu jenis air suci yang tidak mensucikan,
        الماء المطلق الذي خالطه شيء من الطاهرات التي يستغني عنها الماء عادة والتي لا يمكن فصلها عنه بعد المخالطة، فتغير بحيث لم يعد يطلق عليه أسم الماء المطلق: كالشاي والعرقسوس…. وكونه غير مطهر لأنه أصبح لا يسمى ماء في هذه الحالة والشارع اشترط التطهر بالماء
        Air yang bercampur dengan benda najis yang bukan unsur air (berasal dari luar), tidak mungkin dipisahkan setelah tercampur, hingga berubah bau, rasa, dan warnanya, dimana tidak lagi bisa disebut sebagai air, seperti teh atau minuman mint…. Air ini tidak mensucikan, karena air dengan campuran semacam ini, tidak dinamakan air. Sementara syariat mempersyaratkan bersuci harus menggunakan air. (al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Madzhab as-Syafii, Dr. Musthofa Dib Bagha, 1/33).
        Apabila kita perinci, air suci yang kemasukan benda lain, bisa berstatus tidak mensucikan, jika terpenuhi beberapa kriteria berikut,
        1. Benda yang masuk merupakan datang dari luar. Jika benda itu datang dari dalam air sendiri, seperti lumut atau ganggang, maka tidak berpengaruh
        2. Benda yang adalah benda suci. Jika yang masuk benda najis, maka air menjadi najis
        3. Tidak mungkin dipisahkan. Jika memungkinkan dipisahkan, misalnya batu, maka tidak mempengaruhi
        4. Menyebabkan berubah minimal salah satu sifatnya: bau, rasa, atau warnanya.
        5. Namanya telah berubah, tidak lagi disebut air, misalnya teh, kopi, santan, dst. Dan inilah alasan pokok, mengapa air yang tercampur itu, tidak boleh digunakan untuk bersuci.
        Seperti yang kita tahu, air yang bercampur abu vulkanik memenuhi semua kriteria di atas, KECUALI nomor 5. Karena air yang bercampur abu vulkanik nama ‘air’ tidak hilang. Artinya, kita tetap menyebutnya air, bukan teh vulkanik atau kopi vulkanik atau jus abu vulkanik. Kita tetap menyebutnya, air abu vulkanik. Sehingga statusnya tetap bisa digunakan untuk bersuci.
        Allahu a’lam

        Jumat, 08 November 2013

        Kumpulan Kekurangan BBM for Android dan iOS

        Bismillah,
        Ini mungkin adalah sebuah review ringkas yang saya rangkum dari beberapa blog/ situs yang sebelumnya telah memposting sebuah kekurangan atau kelemahan BBM untuk perangkat Android dan iOS. Juga dari apa yang saya ketahui dan alami dari beberapa orang dekat yang memakai BBM for Android. Yups, berikut adalah rangkuman-rangkuman tersebut:
        1. Boros memori. BBM memakan RAM sekitar 30 Mb atau bisa lebih (dari sebagian sumber akan bertambah dengan bertambahnya kontak di BBM). Sedangkan saat standby tanpa menampilkan icon di status bar adalah 18 Mb.
        2. Untuk perangkat dengan layar 3,5 inch atau dibawahnya dengan screen-keyboard, dipastikan akan bermasalah dengan kenyamanan tampilan. Ketika sedang chating atau mengupdate broadcast, hanya menyisakan tiga baris (ukuran font normal), sedangkan sisanya (3/4) telah diambil posisi keyboard. Idealnya BBM Android dipakai pada smartphone berukuran 4 inch ke atas, namun BBM memberikan warning bahwa untuk tablet aplikasi ini tidak bisa digunakan.
        3. Tidak adanya fitur pengaturan gambar PP (photo profile) pada Aplikasi BBM di Android & iOS tidak menyediakan fitur untuk membesar-mengecilkan foto secara keseluruhan, sehingga foto yang berbentuk memanjang (landscape maupun portrait) tidak bisa ditampilkan secara utuh. Ada bagian yang harus terpotong (crop).
        4. Tidak mendukung autotext
        5. Tidak ada fitur backup
        6. Tidak bisa mengkategorikan kontak
        7. Tidak tersedianya fitur untuk mengirim PIN (solusinya lewat sms/ copy-paste manual, QR code.)
        8. Suara notifikasi antara pesan pribadi (chat personal) dan grup tidak bisa dibedakan
        9. Semua chat tercampur jadi satu antara personal dan group, sehingga menjadikan penuh menu di chat tersebut
        10. Lambatnya pesan tersampaikan/ harus pending lama dan lumpuhnya servis
        11. Emoticon terlalu kecil
        12. Pin BBM bersifat sementara seperti BlackBerry/ tidak permanen, seperti ketika Anda berganti perangkat atau berganti ROM (untuk Android).
        Sekian kumpulan beberapa kekurangan BBM for Android dan iOS. Bukan ada maksud apa hanya sebuah sharing agar kita mengetahuinya. Dan perlu diingat bahwa aplikasi ini (BBM) termasuk masih muda, tentu perlu update/ pembenahan dikedepannya. Juga, dibalik kekurangan pasti ada kelebihan. Untuk kelebihan Anda bisa membacanya di link referensi yang saya sertakan di akhir tulisan ini atau browsing untuk lebih banyak mengetahui kelebihannya :-).

        Sekian, semoga bermanfaat.

        Update:
        Beberapa hari lalu BB telah update BBMnya untuk Android, beberapa masalah di atas telah terselesaikan, diantaranya:
        + Kontak grup
        + Share pin
        + dan lain-lain
        Lengkapnya baca update di sini.


        Referensi:
        1. [kompasiana] Kelemahan BBM Android
        2. [dinda-dimas] Kelebihan dan kekurangan BBM di Android dan iOS
        3. [gaptekbgt] Kekurangan BBM untuk Android dan iOS
        4. [forumbbm] Kekurangan BBM untuk Android
        5. [taugasih] Kekurangan BBM di Android dan iOS
        6. [agoey] KUPAS TUNTAS BBM FOR ANDROID BAGIAN TIGA : BBM vs Whatsapp Line Kakaotalk WeChat
        7. [rizalaziale] Kekurangan BBM di Android

        Jumat, 30 Agustus 2013

        Cara Dzikir Rasulullah

        Teknis Dzikir Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

        Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuhu
        Bagaimana teknis Rasulullah berzikir beserta haditsnya. Apabila dengan jari tangan, bagaimana teknisnya?
        Dimulai dari jari apa dan bagaimana detailnya? Afwan, kalau pertanyaannya kurang rapi.
        Terimakasih
        Dari: Hamba Allah
        Jawaban:
        Wa alaikumus salam Warahmatullaahi Wabarakatuhu
        Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
        Teknis dzikir yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah menghitung dengan jari dan bukan dengan bantuan alat, seperti kerikil atau tasbih.
        Dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,
        رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْقِدُهُنَّ بِيَدِهِ
        “Saya melihat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghitung dzikir beliau dengan tangannya.” (HR. Ahmad 6498 dan dinilai hasan oleh Syuaib Al-Arnauth).
        Kemudian dari seorang sahabat wanita, Yusairah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,
        Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan kepada kami (para sahabat wanita),
        يَا نِسَاءَ الْمُؤْمِنَينَ، عَلَيْكُنَّ بِالتَّهْلِيلِ وَالتَّسْبِيحِ وَالتَّقْدِيسِ، وَلَا تَغْفُلْنَ فَتَنْسَيْنَ الرَّحْمَةَ، وَاعْقِدْنَ بِالْأَنَامِلِ فَإِنَّهُنَّ مَسْئُولَاتٌ مُسْتَنْطَقَاتٌ
        “Wahai para wanita mukminah, kalian harus rajin bertasbih, bertahlil, mensucikan nama Allah. Janganlah kalian lalai, sehingga melupakan rahmat. Hitunglah dengan jari-jari kalian, karena semua jari itu akan ditanya dan diminta untuk bicara.” (HR. Ahmad 27089, Abu Daud 1501, Turmudzi 3583, dan sanadnya dinilai hasan oleh Syuaib Al-Arnauth dan Al-Albani).
        Yusairah bintu Yasir Al-Anshariyah adalah sahabat wanita. Beliau termasuk salah satu wanita yang ikut menjadi peserta Baiat aqabah.
        Ketika menjelaskan hadis Yusairah, Al-Hafidz Ibn Hajar mengatakan,
        ومعنى العقد المذكور في الحديث إحصاء العد، وهو اصطلاح للعرب بوضع بعض الأنامل على بعض عُقد الأُنملة الأخرى، فالآحاد والعشرات باليمين، والمئون والآلاف باليسار، والله أعلم
        Makna kata ‘al-aqd’ (menghitung) yang disebutkan dalam hadis [pada kata: وَاعْقِدْنَ] adalah menghitung jumlah dzikir. Ini merupakan istilah orang arab, yang bentuknya dengan meletakkan salah satu ujung jari pada berbagai ruas jari yang lain. Satuan dan puluhan dengan tangan kanan, sementara ratusan dan ribuan dengan tangan kiri. Allahu a’lam. (Nataij Al-Afkar fi Takhrij Ahadits Al-Adzkar, 1/90).
        Ibnu Alan menjelaskan bahwa cara ‘al-aqd’ (menghitung dengan tangan) ada dua:
        1. Al-Aqd bil mafashil (menghitung dengan ruas jari)
        2. Al-Aqd bil ashabi’ (menghitung dengan jari)
        Beliau mengatakan,
        والعقد بالمفاصل أن يضع إبهامه في كل ذكر على مفصل، والعقد بالأصابع أن يعقدها ثم يفتحها
        “Al-Aqd bil mafashil (menghitung dengan ruas jari), bentuknya adalah meletakkan ujung jempol para setiap ruas, setiap kali membaca dzikir. Sedangkan Al-Aqd bil ashabi’ (menghitung dengan jari), bentuknya adalah jari digenggamkan kemudian dibuka satu persatu.

        Haruskah Dzikir dengan Tangan Kanan?

        Terdapat hadis dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,
        رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يعقد التسبيح. وزاد محمد بن قدامة -شيخ أبي داود- في روايته لفظ: “بيمينه”
        “Saya melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menghitung bacaan tasbih dengan tangannya.” Sementara dari jalur Muhammad bin Qudamah – gurunya Abu Daud – terdapat tambahan: “dengan tangan kanannya” (HR. Abu Daud 1502 dan dishahihkan Al-Albani)
        Berdasarkan hadis ini, sebagian ulama menganjurkan untuk menghitung dzikir dengan jari-jari tangan kanan saja. Hanya saja, sebagian ulama menilai bahwa tambahan ‘dengan tangan kanannya’ adalah tambahan yang lemah. Sebagaimana keterangan Syaikh Dr. Bakr Abu Zaid. Sehingga dianjurkan untuk menghitung dzikir dengan kedua tangan, kanan maupun kiri.
        Kesimpulan yang tepat dalam hal ini, dzikir dengan tangan kanan hukumnya dianjurkan, meskipun boleh berdzikir dengan kedua tangan dibolehkan. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka menggunakan anggota badan yang kanan untuk hal yang baik. Sebagaimana keterangan Aisyah radhiyallahu ‘anha,
        كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ، فِي تَنَعُّلِهِ، وَتَرَجُّلِهِ، وَطُهُورِهِ، وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ
        “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka mendahulukan bagian yang kanan ketika mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci, dan dalam semua urusan beliau.” (HR. Bukhari 168).
        Dan menghitung dzikir termasuk hal yang baik, sehingga dilakukan dengan tangan kanan, lebih baik. (Simak Fatwa Islam, no. 139662)
        Allahu a’lam

        Sumber : konsultasisyariah.com

        Rabu, 21 November 2012

        Pembatal-pembatal Wudhu

        pembatal wudhu
        Sumber gambar : kaahil.wordpress.com

        Telah kita ketahui bersama bahwa hadats adalah suatu keadaan yang mengharuskan seseorang untuk bersuci, baik itu hadats besar maupun hadats kecil. Dan telah dijelaskan bahwa hadats besar adalah hadats yang hanya bisa dihilangkan dengan mandi junub dan yang semacamnya, sementara hadats kecil adalah yang bisa dihilangkan cukup dengan wudhu, walaupun bisa juga dihilangkan dengan mandi. Edisi kali ini kami akan membahas mengenai pembatal wudhu atau hadats kecil dan sedikit menyinggung tentang hadats besar.

        Sebelum kami mulai, maka di sini ada satu kaidah yang perlu diperhatikan, yaitu: Asal seseorang yang telah berwudhu adalah wudhunya tetap syah sampai ada dalil shahih yang menyatakan wudhunya batal. Setelah ini dipahami, maka ketahuilah bahwa pembatal wudhu secara umum terbagi menjadi dua jenis:

        A.Yang disepakati oleh para ulama bahwa dia adalah pembatal wudhu.
        1.Tinja dan kencing.
        Berdasarkan firman Allah Ta’ala, “Atau salah seorang di antara kalian datang dari buang air atau kalian menyentuh wanita lalu dia tidak menemukan air, maka bertayammumlah kalian dengan tanah yang baik.” (QS. Al-Maidah: 6)
        Juga hadits Shafwan bin Assal dia berkata, “Nabi -shallallahu alaihi wasallam- memerintahkan kami kalau kami sedang safar agar kami tidak melepaskan sepatu-sepatu kami selama tiga hari-tiga malam kecuali kalau dalam keadaan junub, akan tetapi kalau buang air besar, kencing dan tidur.” (HR. At-Tirmizi)
        Semisal dengannya wadi, dia adalah air yang keluar setelah seseorang melakukan suatu pekerjaan yang melelahkan atau sesaat setelah selesai kencing. Hukumnya sama seperti kencing.

        2. Madzi, yaitu cairan yang keluar dari kemaluan ketika sedang melakukan percumbuan dengan istri atau ketika mengkhayalkan hal seperti itu.
        Berdasarkan hadits Ali bin Abi Thalib dari Nabi -shallallahu alaihi wasallam- bahwa beliau bersabda tentang seseorang yang mengeluarkan madzi, “Hendaknya dia mencuci kemaluannya dan berwudhu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

        3. Kentut.
        Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- memberi fatwa kepada seseorang yang ragu apakah dia kentut dalam shalat ataukah tidak, “Jangan dia memutuskan shalatnya sampai dia mendengar suara atau mencium bau.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Zaid)

        4. Semua hadats besar juga adalah pembatal wudhu, yaitu: Keluarnya mani, jima’, haid, nifas, hilangnya akal dengan pingsan, gila atau mabuk dan murtad. Insya Allah semua ini akan kami bahas pada pembahasan mandi wajib.

        B. Yang diperselisihkan oleh para ulama apakah dia pembatal wudhu. 
        1. Tidur.
        Ada dua jenis dalil yang lahiriahnya bertentangan di sini. Yang pertama adalah hadits Shafwan bin Assal yang telah berlalu, yang menunjukkan bahwa tidur adalah pembatal wudhu. Yang kedua adalah dalil-dalil yang menunjukkan bahwa para sahabat pernah lama menunggu Nabi -shallallahu alaihi wasallam- untuk keluar melaksanakan shalat isya, sampai-sampai sebagian di antara mereka tertidur kemudian bangun kemudian tertidur lagi kemudian tertidur lagi, baru setelah itu Nabi keluar untuk mengimami mereka. (HR. Al-Bukhari) Bahkan dalam sebuah riwayat Abu Daud dari Anas disebutkan, “Kemudian mereka mengerjakan shalat dan mereka tidak berwudhu.” Maka hadits ini menujukkan bahwa tidurnya mereka tidak membatalkan wudhu mereka.
        Yang benar dalam masalah ini adalah pendapat yang membedakan antara tidur yang nyenyak dengan tidur yang tidak nyenyak atau sekedar terkantuk-kantuk. Yang pertama membatalkan wudhu -dan tidur inilah yang dimaksudkan dalam hadits Shafwan-, sedang tidur yang kedua tidak membatalkan wudhu -dan inilah yang dimaksudkan dalam hadits Anas-, wallahu a’lam. Ini adalah pendapat Malik, Az-Zuhri, Al-Auzai dan yang dikuatkan oleh Ibnu Qudamah, Ibnu Rusyd, Ibnu Abdil Barr, Asy-Syaikh Ibnu Bazz dan Asy-Syaikh Muqbil -rahimahumullah-.
        [Lihat An-Nail: 1/190, Syarh Muslim karya An-Nawawi: 4/74 dan Al-Ausath: 1/142]

        2.  Darah istihadhah.
        Dia adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita, bukan pada waktu haidnya dan bukan pula karena melahirkan.
        Pendapat yang paling kuat dalam masalah ini adalah bahwa darah istihadhah tidaklah membatalkan wudhu, karena tidak adanya dalil shahih yang menunjukkan hal itu. Dan hukum asal pada wudhu adalah tetap ada sampai ada dalil yang menetapkan batalnya. Asy-Syaukani berkata dalam An-Nail, “Tidak ada satu pun dalil yang bisa dijadikan hujjah, yang mewajibkan wudhu bagi wanita yang mengalami istihadhah.”
        Di antara dalil lemah tersebut adalah hadits Aisyah tentang sabda Nabi kepada seorang sahabiah yang terkena istihadhah, “Kemudian berwudhulah kamu setiap kali mau shalat.” Hadits ini adalah hadits yang syadz lagi lemah, dilemahkan oleh Imam Muslim, An-Nasai, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr dan selainnya.
        [Lihat Al-Fath: 1/409, As-Sail: 1/149 dan As-Subul: 1/99]

        3. Menyentuh kemaluan.
        Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- pernah ditanya oleh seseorang yang menyentuh kemaluannya, apakah dia wajib berwudhu? Maka beliau menjawab, “Tidak, itu hanyalah bagian dari anggota tubuhmu.” (HR. Imam Lima dari Thalq bin Ali) Maka hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh kemaluan tidaklah membatalkan wudhu.
        Tapi di sisi lain beliau -shallallahu alaihi wasallam- juga pernah bersabda, “Barangsiapa yang menyentuh kemaluannya maka hendaknya dia berwudhu.” (HR. Imam Lima dari Busrah bintu Shafwan) Dan ini adalah nash tegas yang menunjukkan batalnya wudhu dengan menyentuh kemaluan.
        Pendapat yang dikuatkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiah dan Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin adalah pendapat yang memadukan kedua hadits ini dengan menyatakan: Menyentuh kemaluan tidaklah membatalkan wudhu akan tetapi disunnahkan -tidak diwajibkan- bagi orang yang menyentuh kemaluannya untuk berwudhu kembali. Jadi perintah yang terdapat dalam hadits Busrah bukanlah bermakna wajib tapi hanya menunjukkan hukum sunnah, dengan dalil Nabi -shallallahu alaihi wasallam- tidak mewajibkan wudhu padanya -sebagaimana dalam hadits Thalq-. Wallahu a’lam bishshawab.
        [Lihat Al-Ausath: 1/193, A-Mughni: 1/180, An-Nail: 1/301, Asy-Syarh Al-Mumti’: 1/ 278-284 dan As-Subul: 1/149]

        4. Bersentuhan dengan wanita.
        Menyentuh wanita -yang mahram maupun yang bukan- tidaklah membatalkan wudhu, berdasarkan hadits Aisyah dia berkata, “Sesungguhnya Nabi -shallallahu alaihi wasallam- pernah mencium sebagian istrinya kemudian beliau keluar mengerjakan shalat dan beliau tidak berwudhu lagi.” (HR. Ahmad, An-Nasai, At-Tirmizi dan Ibnu Majah)
        Ini adalah pendapat Daud Azh-Zhahiri dan mayoritas ulama muhaqqiqin, seperti: Ibnu Jarir Ath-Thabari, Syaikhul Islam Ibnu Taimiah, Ibnu Katsir, dan dari kalangan muta`akhkhirin: Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin, Asy-Syaikh Muqbil dan selainnya.
        Adapun sebagian ulama yang berdalilkan dengan firman Allah Ta’ala, “Atau kalian menyentuh wanita …,” (QS. Al-Maidah: 6) bahwa menyentuh wanita adalah membatalkan wudhu. Maka bisa dijawab dengan dikatakan bahwa kata ‘menyentuh’ dalam ayat ini bukanlah ‘menyentuh’ secara umum, akan tetapi dia adalah ‘menyentuh’ yang sifatnya khusus, yaitu jima’ (hubungan intim). Demikianlah Ibnu Abbas dan Ali bin Abi Thalib -radhiallahu anhuma- menafsirkan bahwa ‘menyentuh’ di sini adalah bermakna jima’. Hal ini sama seperti pada firman Allah Ta’ala tentang ucapan Maryam, “Bagaimana mungkin saya akan mempunyai seorang anak sementara saya belum pernah disentuh oleh seorang manusia pun dan saya bukanlah seorang pezina.” (QS. Maryam: 20) Dan kata ‘disentuh’ di sini tentu saja bermakna jima’ sebagaimana yang bisa dipahami dengan jelas.
        Ini juga diperkuat oleh hadits Aisyah riwayat Al-Bukhari dan Muslim bahwa dia pernah tidur terlentang di depan Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- yang sedang shalat. Ketika beliau akan sujud, beliau menyentuh kaki Aisyah agar dia menarik kakinya. Seandainya menyentuh wanita membatalkan wudhu, niscaya beliau -shallallahu alaihi wasallam- akan membatalkan shalatnya ketika menyentuh Aisyah.
        [Lihat An-Nail: 1/195, Fathu Al-Qadir: 1/558, Al-Muhalla: 1/244, Al-Ausath: 1/113 dan Asy-Syarh Al-Mumti’: 1/286-291]
        Catatan:
        Menyentuh wanita -baik yang mahram maupun yang bukan- tidaklah membatalkan wudhu, hanya saja ini bukan berarti boleh menyentuh wanita yang bukan mahram. Karena telah shahih dari Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bahwa beliau bersabda, “Seseorang di antara kalian betul-betul ditusukkan jarum besi dari atas kepalanya -dalam sebagian riwayat: Sampai tembus ke tulangnya-, maka itu lebih baik bagi dirinya daripada dia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani dari Ma’qil bin Yasar)

        5. Mimisan dan muntah, baik memuntahkan sesuatu yang sudah ada di dalam perut atau yang masih berada di tenggorokan.
        Semua ini bukanlah pembatal wudhu karena tidak adanya dalil shahih yang menunjukkan hal tersebut, karenanya kita kembali ke hukum asal yang telah kami sebutkan sebelumnya. Ini adalah pendapat yang dipilih oleh Ibnu Hazm dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiah -rahimahumallah-.
        Adapun hadits, “Barangsiapa yang muntah (dari perut) atau mimisan atau muntah (dari tenggorokan) atau mengeluarkan madzi maka hendaknya dia pergi dan berwudhu.” (HR. Ibnu Majah dari Aisyah), maka ini adalah hadits yang lemah. Imam Ahmad dan Al-Baihaqi telah melemahkan hadits ini, karena di dalam sanadnya ada Ismail bin Ayyasy dan dia adalah rawi yang lemah.

        6. Mengangkat dan memandikan jenazah.
        Ada beberapa hadits dalam permasalahan ini, di antaranya adalah hadits Abu Hurairah secara marfu’, “Barangsiapa yang memandikan mayit maka hendaknya dia juga mandi, dan barangsiapa yang mengangkatnya maka hendaknya dia berwudhu.” (HR. Ahmad, An-Nasai dan At-Tirmizi)
        Akan tetapi hadits ini telah dilemahkan oleh Imam Az-Zuhri, Abu Hatim, Ahmad, Ali bin Al-Madini dan Al-Bukhari. Adapun hadits-hadits lainnya, maka kami sendiri pernah mentakhrij jalan-jalannya dan kami menemukannya sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Ahmad -rahimahullah-, “Tidak ada satu pun hadits shahih yang ada dalam permasalahan ini.”
        Ada beberapa pembatal lain yang tidak sempat kami sebutkan karena tempat yang terbatas, wallahul musta’an

        Sumber : al-atsariyyah

        Senin, 05 November 2012

        Update : Adf.ly menerima libertyreserve


        Bismillah,
        pengumuman - sekarang adfly menerima libertyreserve
        Klik gambar untuk memperbesar
        Di papan pengumumannya, adf.ly telah menerima metode pembayaran baru yaitu menggunakan Liberty Reserve (pada tanggal 3 November 2013). Mungkin ini adalah kabar gembira untuk sobat blogger yang senang menggunakan Liberty Reserve.

        Pada baris ke dua, adfly menampilkan jadwal metode pembayaran. Bahwa paypal akan aktif pada hari ini tanggal 5 November 2012 sedangkan untuk liberty reserve akan efektif pada tanggal 12 Nobember 2012, walaupun untuk deposito belum bisa namun sudah aktif dari tanggal 3 kemarin. Kemudian mereka juga merencanaan metode pembayaran baru yaitu menggunakan skrill (moneybookers). Sedangkan Payza atau Alertpay sementara dinon-aktifkan dan akan kembali aktif awal 2013.

        Untuk mengganti metode pembarayan, sobat hanya perlu login akun adf.ly kemudian klik Account, geser ke bawah kemudian pilih metode pembayaran yang sobat inginkan lalu menuliskan alamat email atau ID dari akun sobat, seperti gambar di bawah ini :

        cara mengganti metode pembayaran di adfly

        Setelah memilih dan menuliskan alamat email atau ID akun metode pembayaran, klik UPDATE.
        Sekian, semoga bermanfaat :)

        Sabtu, 23 Juni 2012

        Wallpaper & screensaver kata-kata hikmah

        Hem...
        Wallpaper atau juga dapat dijadikan screensaver kali ini cuma satu, hasil utik-utik saja. Namun sebenarnya bukan untuk handphone, karena ukurannya tidak untuk layar hp. Tapi, kalau digunakan untuk hp ya tidak masalah. sebenarnya ingin dipasang di widget (sebagai banner) di blog, entah juga jadi atau tidak atau kapan-kapan dipasang atau malah cuma sekedar share. Sebenarnya saya sendiri bingung ini kata-kata apa, kata-kata hikmah atau kata-kata cinta atau kata-kata rindu. Apapun itu, inilah swf tersebut :


        Klik di sini untuk Download

        Ukuran panjang x lebar sebenarnya adalah 160 x 200. Dan jangan khawatir untuk ukuran filenya cuma 4kb. Untuk kumpulan galeri yang lainnya sobat dapat klik fisya.tk yang ada pada flash di atas.

        Sesuatu yang membuatmu kesepian
        dan bosan ketika ia tidak ada. Itulah hal yang berarti dalam hidupmu.
        Bahkan, jika itu tidak kau sadari sebelumnya.

        Tiba-tiba terbesit kata itu, dan aku tuliskan di hp sebagai draft sementara. Dan karena maerasa lama tak mengisi blog jadi ingin menulisnya dalam label "GALERI". Entah, mungkin kata-kata itu adalah kata lain dari kata-kata yang telah ada. Apa dan bagaimanapun itu, semoga bermanfaat :_).